passive income
Motivasi

Pesugihan vs Passive Income

October 13, 2017

Di sebagian masyarakat pedesaan, ketika ada orang yang kelihatan tidak bekerja namun kaya raya dan hartanya terus bertambah, kecurigaan mengarah kepadanya. “Dia punya pesugihan,” demikian isu yang menyebar dari mulut ke mulut.

Sewaktu masih kecil, terkadang terdengar isu itu dari pembicaraan orang-orang dewasa. Saya tidak bisa memastikan benar salahnya. Husnudhan tentu lebih baik.

Kini, setelah berinteraksi dengan banyak orang dan di antaranya ada orang-orang kaya yang tampak seperti tidak “bekerja”, saya menemukan fakta menarik.

Passive income. Itu kata kunci agar kita bisa berpenghasilan besar tanpa perlu tampak bekerja sebagaimana umumnya. Money working for you, kata Robert T Kiyosaki ketika menjelaskan kuadran kanan ini.

Ada teman yang sehari-hari tampak santai di rumah. Ia banyak menghabiskan waktunya bersama keluarga, anak-anak dan hobinya. Rupanya, ia punya bisnis yang bisa dikendalikan dari jarak jauh. Perintahnya cukup melalui telepon, kecuali rapat-rapat strategis yang ia harus datang sendiri. Ia juga punya sejumlah properti yang disewakan. Passive income.

Seorang ayah mengadu kepada salah seorang Ustadz. “Anak saya dituduh punya tuyul, Ustadz. Soalnya tiap hari di rumah. Sarungan. Tapi ia bisa beli rumah besar dan mobil baru.”

“Bapak sudah bertanya kepadanya?”

“Iya Ustadz. Katanya ia bisnis online.”

Sang Ustadz yang sedikit banyak tahu bisnis online itu pun menjelaskan kepada bapak tersebut. Bahwa sangat memungkinkan mendapat banyak uang dari bisnis online tanpa harus keluar rumah.

Namun jangan dikira semuanya tanpa usaha sama sekali. Investasi membutuhkan modal dan ilmu tersendiri. Bisnis online juga awalnya perlu dibangun dengan meluangkan waktu dan menggunakan ilmu tersendiri. Ketika melampaui level tertentu, ia baru bisa menjadi passive income. Sebagaimana penulis yang bekerja cerdas menghasilkan buku best seller. Ketika buku itu berkali-kali dicetak, saat itulah ia menjadi passive income melalui royalti yang didapatkan.

Pemasukan dari passive income seperti itu bisa menjadi passive income lagi ketika dibelikan aset yang kemudian disewakan atau diinvestasikan secara tepat.

Yang paling utama, semuanya berjalan atas izin Allah. Dialah Maha Pemberi Rezeki. Maka mohonlah kepadaNya agar dikaruniai rezeki yang barakah. Rezeki yang berbuah kebaikan; jadi bekal ibadah, bisa berbagi dengan zakat-infaq-sedekah. Bermanfaat bagi sesama.

Sembari berusaha membangun passive income dengan berbagai cara yang diridhai-Nya. Membangun bisnis yang tidak tergantung kehadiran ownernya, memperbanyak “royalti” dan “hak paten”, membangun bisnis online yang menghasilkan passive income seperti monetisasi berbasis SEO, investasi dan membangun aset bukan liabilitas. Gunakan seluruh potensi dari-Nya. Jangan hanya kerja keras, namun juga harus kerja cerdas dan kerja ikhlas. [Muchlisin BK]

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply